Inovasi Metalurgi
...pas digunakan mode full otomatik, maka larasnya cepat panas...
Menjadi hikmah atas pengupayaan Safety dalam uji coba ketahanan senapan otomatis, dalam hal ini Armalite-15 (AR-15) buatan pabrikan Colt Amerika Serikat. Bahwa, ketika wilayah ujung laras sudah terbakar, maka uji coba harus dihentikan. Karena, peluru/cartridge berisikan mesiu bahan kimia yang mudah meledak/terbakar.
Adapun perihal senapan mekanisme operasi gas (gas dari ledakan cartridge), relatif paling aman itu AK-47, singkatan dari Avtomat Kalashnikova 1947, buatan Rusia yang terinspirasi oleh senapan serbu otomatis pertama dunia buatan Jerman masa Perang Dunia II bernama Sturmgewehr44.
Karena, senapan-senapan otomatis tersebut punya pipa jalur khusus aliran gas dalam kondisi terbuka (terkena angin), dari ujung laras yang dialirkan ke dalam mesin mekanik cartridge apakah semi otomatik maupun full otomatik.
Sama juga dengan sistem jalur buangan gas buat menicu operasi putaran mesin cartridge yang berpendingin udara bebas pada senapan laras panjang semi otomatik buatan Rusia pula bernama SKS, atau kepanjangan dari Samozaryadnyi Karabin sistemi Simonova.
Adapun AR-15, M-16 pipa jalur aliran gas buat atur mesin cartridge, dalam kondisi tertutup di sepanjang laras. Sehingga, pas digunakan mode full otomatik, maka larasnya cepat panas. Bagusnya cukup digunakan mode semi otomatik atau yang maksimal sistem keluaran 3 peluru sekaligus. “Taq...Taq...Taq!”
Akurat dan presisi memang AR-15 (untuk aparat penegak hukum Amerika Serikat) dan M-16 (untuk aparat militer Amerika Serikat). Tapi, kelemahanya adalah gampang panas pas penggunaan full otomatik dan suka macet penggunaan operasi area tropis (lembab).
Oleh karenanya jenis senapan otomatis AK-47 masih peringkat idola dunia, selain Steyr-Aug buatan Austria, Gewehr 3 (G3) buatan Jerman sama Galil buatan Israel.
Adapun SS1, Senapan Serbu buatan Pindad seri pertama, memang reproduksi konsep senapan otomatik buatan Belgia. Namun, masih lemah dalam hal sentuhan metalurgi. Ujung laras pun gampang bengkok ketika digunakan operasional.
Turunannya, SS2, jauh lebih baik. Namun, tetap masih perlu inovasi lebih lanjut, khususnya dalam hal inovasi metalurgi yang perlu sentuhan kaidah ilmu fisika murni daan tentunya pula sentuhan kimia murni.
Maju terus industri senjata pendukung pertahanan dan keamanan tanah air.
Foto Cuplikan Kanal Youtube - GoldenWebb.jpeg)
Komentar
Posting Komentar